Home / Kampar Riau / Ternyata Masih Ada Kades di Kampar Masih Belum Membelanjakan Mobil Ambulans Desa, Benarkah Itu?

Ternyata Masih Ada Kades di Kampar Masih Belum Membelanjakan Mobil Ambulans Desa, Benarkah Itu?

Kampar, Puganew.com –Benarkah hingga saat ini ada beberapa kepala desa di kabupaten Kampar telah menerima uang untuk pengadaan mobil ambulans tetapi belum mereka belanjakan ?

Menurut keterangan salah satu Kepala desa baru baru ini, ada empat desa di kabupaten Kampar yang belum membelanjakan mobil
ambulans hingga sekarang bukanlah tanpa alasan.

Dari hasil laporan dari beberapa sumber kami dilapangan kemudian hasil investigasi Tim, ada empat desa yakni desa Lubuk Bigau, desa Kebun Tinggi, desa Tanjung Permai selanjutnya desa Pangkalan Kapas, yang masih membelanjakan mobil ambulans mesti pencairannya diduga terhitung clar.

Hal itu sudah pun kami konfirmasi langsung bersama salah satu kepala desa Tanjung Permai, Dahlis.

Dahlis ketika dihubungi wartawan membenarkan bahawa mobil ambulans di desa Tanjung Permai belum ia belanjakan hingga kini.

Dahlis mengaku bukan di desa dia saja yang belum membelanjakan mobil ambulans. Justru ada tiga lainnya lagi termasuk desa Kebun Tinggi.

“Empat desa di sini sama semua belum di belanjakan juga desa Kebun Tinggi,”tutur Dahlis, (29/9).

Dahlis tidak berkomentar banyak mengenai dua desa lagi yang belum melakukan pengadaan mobil ambulans mesti dia banyak tahu.

Dahlis menjelaskan kenapa mobil ambulans desa belum ia belanjakan saat ini. Menurutnya lantaran terkendala oleh minimnya anggaran yang diterima sewaktu tahun 2021 lalu untuk perbelanjaan mobil Toyota Mitsubishi.

“Pencairan pengadaan mobil ambulans di tahun 2021 hanya berkisarkan empat ratus lima puluh juta rupiah, dapat tambahan lagi seratus juta rupiah lagi, jadi bulan sebelas ini akan kita belikan mobil Toyota, dan uang tersebut masih ada di rekening desa setiap tahun kami silvakan,” kata Dahlis.

Lebih jauh Dahlis mekisahkan transportasi jalan di desa Pangkalan Kapas Kampar kiri Hulu kita sama kita ketahui kondisinya sangat parah dan sulit dilalui, tentunya pengadaan mobil ambulans harus memakai gardan dua seperti mobil Toyota.

“Kalau mobil gardan satu sudah lama di belanjakan, kemaren kades Kebun Tinggi nelpon saya, bulan sebelas ini mobilnya bisa di jemput ke perusahaan, tukiknya.

Kini, seluruh publik menagih janji konsisten Kepala desa Pangkalan Kapas Dahlis, apakah benar benar terkesan terealisasi di bulan November ini yang mana telah menguras kocek APBD Kampar, begitupun malah sebaliknya apakah justru ratusan juta rupiah anggaran dari APBD Kampar tersebut benar-benar fiktif.

Sementara kepala desa Lubuk Bigau, desa Kebun Tinggi, dan desa Tanjung Kapas kecamatan Kampar Kiri Hulu, hingga berita terkini Kami unggah belum bisa tersambung untuk di mintai pendapatnya soal anggaran pengadaan mobil ambulans desa.

(R/H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *