Pidie – Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie juga menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan kandang ayam petelur sebagai sasaran tambahan TMMD. Program ini ditujukan bagi warga penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (02/08/2026).
Saat ini, personel Satgas TMMD masih merakit tempat ayam petelur di halaman RTLH yang sedang dibangun. Pengerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Pembangunan kandang ayam tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga penerima manfaat. Kandang akan dibangun di area pekarangan rumah dan dipadukan dengan kolam budidaya ikan lele yang sebelumnya telah selesai dikerjakan.
Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa konsep tersebut mengusung sistem budidaya terpadu yang memanfaatkan lahan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kandang ayam akan dibangun tepat di atas kolam lele. Konsep ini merupakan sistem budidaya terpadu yang saling mendukung. Sisa pakan maupun kotoran ayam yang jatuh dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ikan lele, sehingga biaya pemeliharaan menjadi lebih efisien. Dengan metode ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh hasil ganda, yakni telur ayam dan ikan lele, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga,” jelas Lettu Inf Samsul Bahri.
Program ini menjadi salah satu inovasi Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan rumah yang layak huni, tetapi juga membekali masyarakat dengan sarana produktif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan pendapatan jangka panjang.
Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya membangun kemandirian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.







