Home / Jakarta / Profil Thalita Ramadhani Wiryawan : Tunggal Putri Muda Indonesia yang Bersinar di Pelatnas Pratama

Profil Thalita Ramadhani Wiryawan : Tunggal Putri Muda Indonesia yang Bersinar di Pelatnas Pratama

Jakarta   PNews  Sektor tunggal putri bulu tangkis Indonesia terus menumbuhkan harapan baru melalui kehadiran deretan talenta muda berbakat.

Salah satu nama yang perkembangannya melesat tajam dan kini menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung tingkat Pratama adalah Thalita Ramadhani Wiryawan.

Mengutip dari web resmi PB PBSI Atlet muda kelahiran Surabaya pada 21 September 2007 ini resmi bergabung sebagai bagian dari skuad Cipayung pada akhir Desember 2024.

Perjalanan Thalita untuk menembus level elite nasional tidak diraih dengan instan.

Thalita yang bermain menggunakan tangan kanan ini memiliki kegigihan luar biasa di lapangan.

Menariknya, kecintaan Thalita pada tepok bulu bermula sejak usia 5 tahun setelah ia terinspirasi dari kisah perjuangan legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti.

Berpegang pada inspirasi tersebut dan mengidolakan bintang Korea Selatan, An Se-young, performa Thalita di atas lapangan kerap dicirikan oleh keuletan yang tinggi dan kemampuan reli-reli panjang yang menyulitkan lawan.

Melesat ke Panggung Internasional

Bergabungnya Thalita ke Pelatnas membawa dampak signifikan bagi perkembangannya di kancah internasional.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di Cipayung, Thalita tercatat masih berada di kisaran peringkat 400 dunia.

Namun, dalam kurun waktu satu setengah tahun, peringkatnya meroket tajam hingga mampu menembus jajaran 55 besar dunia.

Salah satu performa puncaknya terjadi pada akhir tahun 2025 ketika ia sukses naik ke podium tertinggi setelah menjuarai turnamen internasional bergengsi, wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 di Yogyakarta.

Dalam laga final tersebut, Thalita menunjukkan mental baja dengan menaklukkan unggulan kedua, Mutiara Ayu Puspitasari, lewat laga rubber game yang sengit.

Konsistensi Thalita juga membuatnya dipercaya masuk dalam tim utama Merah Putih dalam Kejuaraan Asia Beregu (Badminton Asia Team Championships/BATC).

Pada ajang tersebut, ia dipercaya turun di partai penentu yang membantu tim beregu putri Indonesia melangkah ke babak semifinal pasca menumbangkan Thailand dengan skor ketat 3-2.

Meski langkah terbarunya baru saja terhenti di babak 32 besar turnamen BWF Super 300 Macau Open setelah memberikan perlawanan sengit kontra pemain berpengalaman Korea Selatan, Kim Ga-eun, pengalaman menghadapi pemain-pemain top dunia ini diproyeksikan akan semakin mematangkan kemampuan Thalita untuk menjadi pilar utama tunggal putri Indonesia di masa depan.

Nama Panggilan: Thalita

Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 21 September 2007

Tinggi Badan: 163 cm

Pegangan Raket: Tangan Kanan

Sektor Bermain: Tunggal Putri (Women’s Singles)

Nama Orang Tua: Yulespana (Ayah) & Dewi Indrawati (Ibu)

Idola: An Se-young (Korea Selatan)

Mulai Bermain Bulu Tangkis: Usia 5 tahun

Klub

PB Winner Badminton Club, Surabaya

PB Jaya Raya Jakarta

Status Saat Ini: Atlet Pelatnas Pratama PBSI Cipayung. (*)

Sumber  : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Editor     : DIEN PUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *