Kampar, Riau, PugaNews.com –
Diduga Bigbos Ilogs Ilegal di Wilayah Hutan Peroduksi Terbatas (HPT) DI Seberang Batang Ulak II Desa sungai Sarik Antakkan Jadi Kecamatan Kampar Kiri adalah Oknum anggota Aparat Penegak Hukum dari Polda Riau
Berbicara seputar penegakan hukum terhadap pelaku perambah hutan alias ilegal logging di daerah Hukum polda Riau tergolong langkah pencitraan saja walaupun adanya puluhan orang yang sudah di amankan beberapa waktu lalu dan dalam konferensi pers-nya
Terkhusus penindakan yang dilakukan polda Riau di wilayah Desa Balung kecamatan XIII Koto Kampar Hulu kabupaten Kampar Riau baik pengerusakan hutan kawasan dan Pelaku ilegal Logging itu segelintir orang saja.
Juga pihak Polda Riau mengamankan pelaku pengerusakan Kawasan hutan alias Ilegal logging di daerah Desa tanjung Belit kecamatan Kampar kiri Hulu kabupaten kampar sebanya tiga (3) Orang katanya dalam konferensi Pers-nya juga masyarakat mencari sesuap nasi untuk sejengkal perut, tetapi Bigbosnya yang diduga oknum aparat penegak Hukum di biarkan bahkan dugaan Bigbosnya selalu dilindungi
Terpantau Pelaku perambah Hutan alias pelaku Ilegal di Kawasan Hutan Produksi terbatas (HPT) diAntakkan Jadi Desa sungai sarik Kecamatan Kampar Kiri kabupaten Kampar Provinsi riau polda Riau diduga lakukan pembiaran karena di sebut sebut BIGBOS Ilognya adalah seorang oknum anggota polda Riau yang berinisial (T) kabarnya.
Dari hasil Pantauan dan Investigasi dan informasi Tim Beberapa media Anugrahpost. Com, Autenticnews. Co, Mimbarnegeri. Com, Dua pekerja. Com dan Kanadapos. Id dan LSM di daerah Desa Sei sarik seberang Batang ulak II perambahan hutan alias Ilegal Logging (Ilogs) semakin marak pelakunya warga dari berbagai Desa dari daerah Kampar kiri Hulu dan Kampar kiri, sepertinya teroganisir sehingga aman di lapangan dikarenakan Bigbosnya seorang oknum APH.
Di tempat terpisah sumber Media ini 7/8-2025 menyebutkan kalau soal Ilogs di daerah ini baik ada razia, maupun tidak tidak jadi Problem biasanya satu hari sebelum razia sudah Bocor pelaku stop bekerja, ” Sebut sumber nama tidak dipublikasikan
Sumber lain menyebutkan kalau media di daerah Kampar kiri tidak ada yang berani menulis berita Ilogs, bahkan seorang pemred Media online disini takut menulisnya karena BIGBOS nya seorang Oknum Intel Polda Riau, ucap sumber

Karena beberapa oknum wartawan sebut tak berani beritakan itu oknum APH dari Polda Riau katanya, Wartawan beberapa hari lalu coba konfirmasi oknum APH yang santer di sebut sebut oknum APH di yunit Intelkam Polda Riau, pertama di matikan dan kedua di cat lewat whatsapp dibalasnya dan mengajak minum, dan minta jangan ditulis ketemu kita bos sebutnya tetapi sampai saat berita ini di langsir belum berhasil ditemui
Pada tanggal 4 Agustus 2025,seorang oknum wartawan dari lipat kain KecamatanKampar Kiri menghubungi Awak media lewat via Whatsapp meminta kalau kelipat kain kita minum minum dulu bang, namun saya sebut saya lagi di inhu, namun kuat dugaan saya berkaitan dengan soal Ilogs di daerah Kampar Kiri sekitarnya yang gencar di beritakan Awak media
Dengan Gencarnya Polda Riau dalam pemberantasan pengerusakan hutan dan Ilogs diharapkan walaupun oknum APH Bos pelakunya harus ditindak karena saat Ilogs di desa Balung Bigbos Ilogs ini, juga pakai alat berat mantan seorang kades sungai raja untuk pembuka jalan pengambilan Ilogs tersebut, jangan hanya rakyat kecil jadi sasaran Bigbosnya bebas.
(Tim Redaksi)










