Home / Bengkalis / Kisah Inspiratif Dodi, Disabilitas 45 Tahun yang Jadi Ahli Pijat Bersertifikat

Kisah Inspiratif Dodi, Disabilitas 45 Tahun yang Jadi Ahli Pijat Bersertifikat

[Balai makam /Bathin Solapan] — Semangat hidup seorang penyandang disabilitas bernama Dodi (45) patut menjadi teladan. Meski fisiknya terbatas, pria ini tidak pernah menyerah pada keadaan. Bersama istrinya, ia menghidupi keluarga kecil dengan satu anak perempuan berusia 10 tahun yang tumbuh sehat dan ceria.

Dodi dikenal masyarakat sekitar sebagai ahli pijat pria dan wanita. Tak sekadar pijat biasa, ia menguasai terapi refleksi, pijat kesehatan, hingga perawatan tradisional seperti lulur. Dengan keahliannya yang bersertifikat, Dodi melayani pasien dari berbagai kalangan yang datang silih berganti.

“Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun disabilitas, saya tetap bisa berkarya dan berguna bagi orang lain,” ujar Dodi saat ditemui di rumahnya di Jln Pipa Air bersih Gg Abdul karim RT 01 RW 04 Balai Makam Bathin Solapan.

Profesi yang Jadi Pengabdian

Sudah lebih dari sepuluh tahun Dodi menekuni profesi ini. Berbekal pengalaman dan pelatihan resmi, ia dipercaya mampu membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Beberapa di antaranya adalah pegal-pegal, masuk angin, tekanan darah tinggi, sakit jantung, hingga masalah vitalitas pria seperti lemah syahwat, impotensi, dan ejakulasi dini.

Seorang pasien, Budi (53), mengaku merasa terbantu dengan terapi pijat Dodi.

“Awalnya saya hanya coba pijat refleksi untuk pegal-pegal, tapi ternyata badan jadi lebih segar. Sekarang kalau badan kurang enak, saya pasti datang ke Pak Dodi,” ujarnya.

Dukungan Istri dan Keluarga

Dalam kesehariannya, Dodi tidak pernah sendiri. Sang istri setia mendampingi, baik dalam mengatur jadwal pasien maupun membantu keperluan rumah tangga.

“Saya bangga dengan suami. Walau punya keterbatasan, dia tidak pernah putus asa. Yang penting bagi kami, anak bisa sekolah dengan baik,” kata istrinya sambil tersenyum.

Anak perempuan mereka yang baru berusia 10 tahun tumbuh sehat dan normal. Ia menjadi sumber semangat sekaligus alasan utama bagi Dodi untuk terus berjuang.

Harapan ke Depan

Masyarakat sekitar pun memberi apresiasi terhadap perjuangan Dodi. Banyak yang menilai sosoknya inspiratif, karena mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.

“Pak Dodi ini luar biasa. Selain terampil, beliau juga ramah dan sabar. Banyak warga yang merasa terbantu,” ungkap salah seorang tetangga.

Dengan keterampilan yang terus diasah, Dodi berharap bisa membuka usaha pijat yang lebih besar di masa depan, sekaligus melatih orang lain agar memiliki keahlian serupa.

“Saya ingin punya tempat terapi sendiri yang lebih lengkap. Biar bisa bantu lebih banyak orang,” harapnya.

Kisah hidup Dodi menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menggapai mimpi. Dengan tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga, ia menunjukkan bahwa hidup tetap bisa berarti bagi diri sendiri maupun orang lain. (Friyono)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *