Home / Jakarta / Hipemari Jakarta: Penegakan Hukum Harus Adil dan Profesional

Hipemari Jakarta: Penegakan Hukum Harus Adil dan Profesional

 

JAKARTA, Puganew.com Situasi Riau yang tengah menjadi sorotan pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) dan penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat perhatian serius dari kalangan mahasiswa di perantauan.

Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau (Hipemari) Jakarta menilai kondisi ini membutuhkan kedewasaan semua pihak untuk menjaga suasana tetap kondusif agar pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu.

Ketua Umum Hipemari Jakarta, Muhammad Adib al Fikri, mengatakan pihaknya memahami kegelisahan masyarakat atas dinamika hukum yang terjadi. Namun ia menekankan pentingnya mengutamakan ketenangan dan tidak menciptakan kegaduhan yang bisa memperburuk keadaan.

“Kami mengajak semua pihak menahan diri. Kondusifitas daerah harus dijaga bersama supaya roda birokrasi tetap normal dan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan,” ujar Adib, Sabtu (15/11/2025).

Ia menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus didukung secara penuh, dengan syarat dilakukan secara profesional dan tanpa diskriminasi.

“Penegakan hukum harus kita dukung, tetapi juga harus adil dan tidak tebang pilih. Itu cara terbaik untuk mengembalikan kepercayaan publik,” tegasnya.

Menurut Adib, isu korupsi di Riau tidak cukup diselesaikan dengan penindakan. Pemerintah daerah, DPRD, dan semua pemangku kepentingan harus memperkuat langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.

“Kalau kita hanya menunggu penindakan, itu tidak menyelesaikan akar masalah. Perlu perbaikan sistem anggaran dan pengawasan yang lebih ketat,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat Riau mengedepankan informasi yang akurat dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi atau narasi liar yang beredar.

“Masyarakat harus tetap tenang. Jangan terjebak pada informasi yang belum pasti karena itu hanya menambah kegaduhan,” katanya.

Adib menekankan bahwa menjaga stabilitas daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan pelayanan publik tetap optimal dan pembangunan di Riau tidak terganggu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *