JAKARTA. PNews Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dilaporkan memiliki total harta kekayaan mencapai Rp15.344.596.369 (Rp15,3 miliar).
Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), mayoritas kekayaan orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut tersimpan dalam bentuk kas/setara kas serta aset properti yang tersebar di beberapa kota strategis.
Merujuk pada rincian data harta yang dilaporkan, instrumen kas dan setara kas menjadi penyumbang terbesar dalam pundi-pundi kekayaan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri ini.
Tercatat, Jenderal Listyo Sigit mengantongi dana tunai atau simpanan cair di rekening perbankan sebesar Rp7.329.596.369. Angka tabungan ini mencakup hampir separuh dari keseluruhan total harta yang dimilikinya.
Selain tabungan yang melimpah, Kapolri juga tercatat mengoleksi aset tidak bergerak berupa tanah dan bangunan dengan nilai akumulatif mencapai Rp6.150.000.000.
Seluruh aset properti tersebut diklaim sebagai hasil sendiri. Aset termahalnya berada di Kota Jakarta Timur berupa sebidang tanah dan bangunan.
Sementara dua properti lainnya berada di Kota Semarang senilai Rp1,65 miliar dan Kota Tangerang senilai Rp1 miliar.
Beralih ke sektor transportasi, isi garasi sang Jenderal terbilang cukup ringkas untuk ukuran pejabat tinggi negara. Listyo Sigit terpantau hanya memiliki dua unit kendaraan roda empat jenis Sport Utility Vehicle (SUV).
Kedua mobil tersebut bermerek Toyota Fortuner hasil sendiri, yakni lansiran tahun 2018 senilai Rp320 juta dan tahun 2019 senilai Rp350 juta, sehingga total aset mesinnya bernilai Rp670.000.000.
Komponen kekayaan lain yang tertera dalam laporan tersebut adalah harta bergerak lainnya dengan nilai taksiran Rp1.195.000.000.
Di sisi lain, Kapolri bersih dari kepemilikan
surat berharga investasi ataupun instrumen “harta lainnya”.
Hal yang menarik dari pelaporan berkala ini adalah nihilnya posisi liabilitas atau utang dari Jenderal bintang empat tersebut.
Listyo Sigit Prabowo tercatat sama sekali tidak memiliki utang piutang (Rp0).
Alhasil, nilai bersih atau total harta kekayaan riil miliknya tetap utuh di angka Rp15.344.596.369, menjadikannya salah satu pejabat penegak hukum dengan profil keuangan yang stabil dan bebas dari beban finansial.
Rincian Harta Kekayaan
II. DATA HARTA
D. SURAT BERHARGA Rp. —-
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 7.329.596.369
F. HARTA LAINNYA Rp. —-
Sub Total Rp. 15.344.596.369
III. HUTANG Rp. —-
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 15.344.596.369
Penulis: Evan Saputra







